50 Quick Tips Bisnis Terbaik dari Buku 101 Young CEO

Please Share
Share on Facebook0Share on LinkedIn0Share on Google+0Tweet about this on TwitterDigg thisEmail this to someone

Juni 2014 merupakan bulan dimana saya membeli buku 101  Young CE0 seharga, Rp 52.000. Bagi saya ini adalah sebuah investasi yang luar biasa pada sebuah buku. Membaca dan mendapatkan ide – ide bisnis dari 101 pemuda yang telah sukses membangun bisnis di usia mudanya.

101 Young CEO Ilman Akbar

101 Young CEO Ilman Akbar

Beragam inspirasi, motivasi, dan pelajaran berharga saya dapatkan setelah membaca buku yang pernah berjajar di deretan best seller. Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah quick tips yang berada pada setiap tokoh yang ditampilkan. Artikel ini akan memberikan Anda 50 quick tips bisnis terbaik dari buku 101 Young CEO, yang ditulis oleh Ilman Akbar.

Quick Tips Bisnis Terbaik versi Prolapak.com

Olive Avanca Savitri | Dekorator Kamar Kos Mahasiswa

Temukan celah pasar yang belum disasar pengusaha lainnya.

Mengirimkan sampel produk (terutama jika biaya produksinya tidak tinggi) ke berbagai media adalah salah satu strategi public relation (PR) yang sederhana tapi mengena.

Royas Amri Bestian | Hobi jadi Bisnis

Hobi bisa menjadi awal bisnis. Namun, kita harus memiliki kemampuan melihat kebutuhan pasar agar hobi kita bisa “dibeli”.

Agit Bambang Suswanto | Pelopor Sepatu Kulit 100% Indonesia

FJB (Forum Jual Beli) Kaskus sudah dikenal sebagai “pasar serba ada” banyak orang yang mencari dan menjual produk di sana, jadi bisa digunaan untuk memperkenalkan produk kita pertama kali.

Ingin berjualan ke seluruh Indonesia bahkan go international ?. Buatlah website dan perkenalkan website kita dengan strategi yang baik.

Andina Nabila Irvani | Sepatu Lukis

Bisnis tidak harus selalu bermula dengan modal besar. Hobi yang unik pun bisa menjadi sebuah ide bisnis.

Diana Rikasari | Fashion Blogger

Passion akan membimbing kita terus berkarya. Apabila sudah mengerjakan sesuatu dengan passion, berbagai peluang akan terbuka, seperti yang Diana rasakan.

Diana adalah seorang digital native, sehingga saat ia memfokuskan diri untuk menjual di internet saja, ia sudah paham karakteristik konsumennya di internet.

Ika Sufiriyanti | Baju Muslim untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Kamu butuh sesuatu namun tidak ada yang menjualnya? Bisa jadi itu peluang bisnis! Pastikan orang yang punya kebutuhan sepertimu jumlahnya banyak, agar bisa jadi target pasar yang menjanjikan.

Gunakan toko online plus sistem keagenan untuk memperluas jalus pemasaran, karena dua channel ini saling melengkapi.

Jessica Febiani | Hobi Jadi Belasan Butik

Modal berbisnis yang utama bukanlah uang, melainkan niat, passion, dan kerja keras.

Social media seperti Facebook dan Twitter harus dimanfaatkan untuk mempromosikan bisnis kita.

Nanina Jenahara Nasution | Hijab Designer

Menargetkan muslim/muslimah sebagai pasar produk kita merupakan ide yang tepat, karena Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.

Theresia Alit Widyasari | Distro

Word of mouth itu selalu cara terbaik untuk mempromosikan bisnis kita. Namun, tidak selalu mudah untuk dibuat. Buat sesuatu yang benar – benar kreatif dan wow seperti yang dibuat oleh Widya.

Bisnis di bidang fesyen masih menjanjikan, terbukti dari pemain dan produk baru yang bermunculan. Berikan berbagai kelebihan dan perbedaan agar sukses di antara kompetitor.

Tsummadana Wulan | Fesyen Muslimah

Jangan pelit untuk membahagiakan orang tua, karena doa dan restu mereka sangat manjur dalam membuat kita sukses.

Tyas Ajeng Nastiti | Batik Cantik di Alas Kaki

Punya ide bisnis saat kuliah? Ikutilah lomba Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) kompetisi dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). Jika proposalmu lolos, kamu akan mendapat modal hibah untuk merealisasikan idemu.

Achmad Rofiq | Film Animasi

Saat bisnis kita berkembang, kita harus menemukan cara untuk meningkatkan kapasitas produksi, seperti Rofiq yang membuat delapan studio animasi bersama UKM dan lulusan SMK.

Hamka Alwi | Studi Foto

Jatuh? Bangkit! Jatuh lagi? Bangkit lagi!

Miliki mentor yang akan membimbing kamu baik dari segi teknik maupun bisnis, seperti Hamka yang berguru pada Darwis Triadi.

Nidia Noviana | Jtoku Indonesia

YouTube dapat digunakan sebagai viral marketing. Video – video superhero atau science fiction berspesial efek yang disebarluaskan pengguna internet secara tidak langsung mempromosikan kostum, desain grafis, video editing, dan banyak produk lainnya yang dapat dijual.

Aria Rajasa | Founder Gantibaju.com dan Tees.co.id

Ide bisnis yang tidak akan pernah mati adalah bisnis berdasarkan kebutuhan dasar manusia. Namun, jelas bisnis itu harus punya perbedaan yang punya nilai jual.

Asri Tadda | Dokter yang Sukses Menjadi Blogger dan Pebisnis

Bisnis online seperti yang dipraktikkan Asri juga bisa disebut bisnis, karena ada sumber pendapatan yang berasal dari iklan.

Ilmu “belajar otodidak” harus kita miliki sebagai pengusaha, agar kita bisa belajar tanpa henti hingga tahu A-Z tentang bisnis kita.

Brian Arfi Faridhi | Web Developer

Web Development adalah salah satu bisnis yang dapat dilakukan tanpa modal finansial yang besar. Seperti Brian, saya juga pernah melakukannya.

Diajeng Lestari | HijUp.com

Sebelum membuat suatu produk, riset dulu apa masalah pasar yang ingin dipecahkan, seperti Ajeng yang bertanya kepada beberapa calon kliennya ini.

Ryan Gondokusumo | Sribu.com

Sebuah ide bisnis bisa didapatkan dengan mengadopsi ide bisnis yang ada di luar lalu disesuaikan dengan kondisi Indonesia, seperti Sribu.com yang terinspirasi dari 99designs.com.

Agung Nugroho | Simply Fresh Laundry

Perbanyak sales channel dengan bekerja sama dengan pusat – pusat keramaian, seperti Agung yang bekerja sama dengan minimarket, warnet, dan gerai handphone sebagai agen.

Waralaba merupakan salah satu cara untuk membuat bisnis berkembang dengan cepat, dengan syarat sistem telah siap dan bisnis telah terbukti mendapatkan keuntungan.

Teguh Basuki Ariwibowo | Voila! Communication

Meskipun kita memiliki banyak kegiatan di luar kuliah, tetaplah fokus dengan kegiatan utama kita sebagai mahasiswa, yaitu belajar. Hal itu bisa dilakukan dengan pandai membagi waktu serta belajar dan mengerjakan tugas secara berkelompok.

Rizky Ardi Nugroho | Juragan Beras

Mau sukses, jangan dengarkan kata orang! Apa yang salah dengan sarjana yang jualan beras?

Elang Gumilah | Pahlawan Rumah Masyarakat Kecil

Jangan malu untuk berbisnis/berjualan hal – hal yang dianggap remeh orang lain! Setelah gigih mencoba banyak bisnis, kita akan menemukan apa bisnis yang tepat untuk kita.

Sesuatu ang dibutuhkan pasar dalam jumlah besar (dalam hal ini rumah yang dibutuhkan orang – orang kecil) adalah sebuah ide bisnis.

Ario Pratomo | Bisnis Kargo

Sebagai pengusaha, luangkan waktu untuk berjejaring, lebih bagus lagi bergabung dengan komunitas – komunitas bisnis. Niscaya akan banyak peluang terbuka.

Cobalah membuat berbagai macam usaha, karena kita tidak tahu dari usaha yang mana kita akan menjadi sukses.

Gibran Rakabuming | Bisnis Katering

Bisnis jasa adalah bisnis kepercayaan. Bila pelayanan memuaskan, nama kita akan menjadi rekomendasi mulut ke mulut.

Salva Yurivan Saragih | Cleaning Service

Gunakan cara yang kreatif untuk menggali ilmu, seperti Salva yang mencuri dari kompetitor.

Jangan pernah menyerah walau gagal, bangkit terus! Mungkin terdengar klise, tapi kisah Salva membuktikannya lagi.

Berbisnis sejak usia dini memberikan pengalaman sangat berharga bagi sukses bisnis di masa dewasa.

Donny Kris Puriyono | Software Pendidikan

Jangan pernah menyerah, kita tidak akan pernah tahu di bisnis ke berapakah kita akan sukses.

Dewi Kartika Sari | Cafe

Jumlah pendiri sebuah bisnis (kita dan partner) disarankan total hanya 2-3 orang.

Tren yang terjadi di pasar (seperti futsal dalam cerita Sari) harus dimanfatkan untuk mengembangkan bisnis.

Alween Ong | Service Ponsel

Temukan masalah yang dihadapai oleh pasar, lalu sediakan solusinya. Pasar akan bersedia membayar untuk menyelesaikan masalahnya, seperti servis ponsel dan digital printing Alween.

Jangan bisnis one man show, karena namanya jadi berdagang dan sulit berkembang. Banyak pedagang kaki lima yang sudah bertahun – tahun jualan tapi jualannya begitu – begitu saja.

Nyimas Hurmah Ryzka | Kain Tenun

Tidak bisa membuat produk? Bekerja samalah dengan perajin atau produsen, kita yang menjualkan produk mereka.

Siapa sangka kain songket bisa dipadukan dengan kain jumputan? Jadilah kreatif untuk mengembangkan bisnis kita dengan pertanyaan “bagaimana kalau..” misalnya seperti “bagaimana kalau membuat eskrim dari yoghurt, bukan susu?” Jadilah froyo. Atau “bagaimana kalau ojek dipadukan dengan taksi, jadi ojek berargo?” dan sebagainya.

Ni Ketut Susilawati | Bisnis Sesajen Bali

Bisnis harus dijalankan dengan sistem, walaupun masih skala rumahan sekalipun. Sehingga saat diri kita sebagai pemilik (misalnya) sakit, bisnis akan terus berjalan.

Hati – hati dengan jebakan harga promosi/diskon, karena keuntungan jelas akan berkurang.

Tri Wahyudi | Travel Agent Wisata Pendidikan

Jangan terjebak dengan perang harga! Jangan turunkan harga, tapi berikan bonus atau pelayanan tambahan.

Fauzan Hangriawan | Lele Sangkuriang

Carilah dan miliki mentor bisnis. Sebisa mungkin, buatlah bisnis yang bermanfaat pada lingkungan sekitar dengan nyata.

Ahmad Abdul Hadi | Eksportir Buah Unggulan Indonesia

“Tidak tahu” bukan alasan untuk tidak memulai bisnis, karena internet menyediakan semua info yang kita butuhkan.

Reza Nurhilman|Keripik Maicih

Inovasi sebuah bisnis tidak harus melulu berasal dari produknya. Inovasi lain seperti cara pemasaran akan memberikan nilai tambah.

Andi Sufariyanto | PT Adila Imperium

Walaupun Andi terkesan punya banyak bisnis, tapi bisnisnya dimulai satu per satu. Setelah berjalan dan bisa ditinggal, ia baru membuka bisnis lain. Fokus adalah wajib dalam bisnis.

Kembangkanlah jaringan yang kita miliki, karena memiliki jaringan yang luas adalah wajib bagi para pengusaha.

Yudi Ardian | Seafood

Walaupun posisi bisnis kita berada di tempat strategis, pelanggan tak akan datang bila kita tidak mempromosikan bisnis kita dengan berbagai cara. Lakukan promosi dengan menjemput bola agar pelanggan datang ke tempat kita.

Hendy Setiono | Kebab Turki Baba Rafi

Niat bersungguh – sungguh harus ditunjang dengan tindakan kerja keras yang nyata.

Dalam berbisnis kita harus punya mentor untuk membantu kita berkembang.

Surya Adhitama | Newtronic Solution

Temukan passion-mu! Tidak ada yang lebih menyenangkan dari berbisnis yang berdasarkan passion.

Stefanie Kurniadi | Pemasaran Digital

Pesan untuk mahasiswa yang ingin magang: maganglah di perusahaan yang memang kita punya passion di bidang itu. Kita akan banyak belajar di sana.

Jangan berpuas diri dengan apa yang kita pelajari di kampus saja, perluas wawasan dengan berbagai aktivitas langsung di tengah masyarakat.

Anindita Damayanti | Nuggetku.com

Jika bisnis kita tipe produksi, kita harus menggandeng pihak – pihak yang mampu jualan, seperti Anin yang menggunakan sistem agen. Mengapa? Agar kita bisa fokus hanya di pengembangan produk.

Arief Widhiyasa | Agate Studio

Passion yang dipadukan dengan keulatean bekerja dan visi masa depan akan membawa siapapun menjadi sukses.

Bayu Reksa Nugraha | Reksa Group

Keunikan bisa membuat bisnis kita berbeda dan dikenal orang, seperti kafe Bayu di kampus ini.

Ciptakan sistem dalam bisnis kita, sehingga kita tidak perlu campur tangan dalam operasional bisnis dan mampu mengembangkan bisnis baru.

Andi Nata | Raja Aqiqah

Tidak perlu sangat jago secara teknik untuk memulai bisnis, ajak orang yang punya kemampuan itu sebagai mitra.

Carilah ide bisnis dari permintaan pasar yang banyak dan selalu berulang, seperti aqiqah yang dilakukan setiap ada bayi baru lahir.

Bisnis bisa dikembangkan dari bisnis yang sudah kita jalankan sebelumnya. Dalam contoh Andi, ternah kambing menjadi aqiqah.

Andika Kairuliawan | Modifikasi Head Lamp Motor

Jangan takut masuk di pasar yang sudah ada pemainnya. Agar bisa bersaing, kita bisa menjadi unik, punya kualitas lebih baik, atau punya harga yang lebih terjangkau.

Setiap bisnis pasti punya resiko, contohnya resiko barang tidak habis diserap pasar dan hanya teronggok di gudang. Miliki strategi untuk meminimalkan risiko – risiko itu.

Herpin Dwijayanti | Kursus Bahasa Asing

Bukti lagi, sebuah bisnis dapat dimulai hanya dengan modal otak dan modal dengkul.

Punya ide bisnis ?Ikut sertakan ke lomba – lomba kewirausahaan mahasiswa.

Muhammad Satrianugraha | Pengusaha Gitar

Mengetahui secara detail mengenai produk yang ditawarkan mutlak diperlukan oleh pengusaha. Namun, untuk memproduksinya kita bisa bekerja sama dengan pihak yang ahli.

Gunakan internet untuk memasarkan ke target pasar yang telah kita tentukan, dalam hal ini Hanung fokus memasarkan ke komunitas – komunitas gitar.

Donny Pramono | Frozen Yoghurt

Jadilah pionir, karena pemain pertama akan dikenal pasar terlebih dahulu.

Konsep branding, yaitu seperti apa bisnis kita ingin dikenal target pasar, harus dipikirkan dengan baik sebelum memulai bisnis.

Demikian 50 quick tips bisnis terbaik dari buku 101 Young CEO. Semoga bermanfaat, bagi yang belum baca bukunya, segera baca sebelum terlambat.

Baca Juga Ini

Please Share
Share on Facebook0Share on LinkedIn0Share on Google+0Tweet about this on TwitterDigg thisEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published.

3 × one =